Handle Hand Listrik

Suatu saat ketika anda berkunjung ke tempat keramaian seperti MOL atau kantor perbankan, secara tidak sengaja sering melihat sebuah kotak dengan tuas disalah satu sudut bangunan, bagi orang yang pernah melakukan pemasangan instalasi listrik atau petugas listrik, ia tentu paham apa nama dan fungsi alat tersebut, namun bagi mereka yang tidak pernah atau tidak mengerti sama sekali dengan listrik, tentunya akan bertanya-tanya, alat apakah itu? Seperti pada gambar dibawah ini.

Handle Hand Listrik
Ilustrasi gambar handle hand listrik

Nnnah !! kali ini kita akan coba jelaskan apa nama dan fungsi alat tersebut, jika anda pernah melihat alat tersebut digedung-gedung bertingkat, maka nama alat tersebut adalah handle hand listrik, fungsinya adalah sebagai terminal persimpangan arus, biasanya alat tersebut letaknya tersembunyi, secara umum arus yang akan dialihkan dari handle hand tersebut biasanya terdiri dari dua macam, pertama arus input dari PLN dan yang satunya lagi arus input dari listrik diesel.

Kalau alat tersebut sebagai terminal tempat pergantian arus, maka alat tersebut akan diaktifkan ketika listrik PLN padam, kemudian barulah diaktifkan arus input yang berasal dari diesel, adakah cara otomatis atau alat otomatis yang bisa digunakan, dimana ketika listrik PLN tiba-tiba padam maka otomatis arus input diesel diaktifkan, di Indonesia mungkin alat tersebut belum ada, karena secara lahiriahnya anda tentu memahami yang paling menguasai "penerangan" di bumi Indonesia adalah PLN, sehingga tidak akan mungkin atau bisa jadi belum ada pesaing PLN yang hadir dan akan menjadi pengisi tuas handle hand listrik yang satunya lagi.

Cara menggunakan handle hand listrik

Ketika tiba-tiba listrik PLN padam tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, maka beberapa langkah yang perlu anda lakukan dengan handle hand listrik adalah ;

1. Persiapkan mesin diesel

2. Ganti posisi MCB pada KWH meter ke posisi OFF

3. Tarik tuas handle hand ke posisi diesel, misalkan posisi untuk listrik diesel arah ke bawah atau nomor dua, tarik tuas handle hand sampai terdengar bunyi kliknya.

4. Ganti posisi MCB untuk diesel ke posisi ON

5. Masukkan fiting arus dari mesin diesel ke stop kontak listrik diesel

6. Nyalakan mesin diesel

Nah, jika sudah dilakukan maka sekarang listrik yang menyala arusnya berasal dari mesin diesel, namun anda harus tetap waspada sebelum melakukan penyalaan penggantian arus tersebut, pastikan MCB pada KWH meter sudah diposisi OFF, hal ini tujuannya agar ketika tiba-tiba listrik PLN menyala lagi, tidak terjadi benturan arus dan hal tersebut sangat berbahaya sekali.

Di Negara-negara yang sudah sangat maju, seperti di eropha dan amerika, handle hand tersebut biasanya tidak saja untuk dua arus input, bahkan bisa saja tiga atau empat, hal tersebut karena disana penyedia layanan listrik cukup beragam, hal ini tentu sangat jauh berbeda dengan Negara kita, dimana untuk urusan listrik ini dimonopoli oleh PLN saja.

Handle hand listrik biasanya hanya digunakan pada gedung-gedung bertingkat atau perkantoran yang membutuhkan energy listrik lebih, namun sebenarnya handle hand listrik juga boleh digunakan di rumah-rumah penduduk sipil, nah bagaimana cara pemasangan handle hand listrik ini, secara detail akan kita bahas pada artikel selanjutnya disini [Cara memasang handle hand listrik], terima kasih atas perhatian anda, jika ada pertanyaan jangan sungkan silakan tanyakan di kolom komentar, sampai jumpa lagi di artikel berikutnya tentang bagaimana cara memasang handle hand listrik dari KWH meter sampai ke terminal listrik di handle hand.

Salam hangat …
Baca juga artikel seputar listrik dibawah ini.

Saya memandangnya, menangkapnya, mencermatinya, dan mengatakannya dengan cara yang saya pahami, mungkin demikian yang dimaksud dengan "Menulis Lepas".


Untuk menulis lepas itu saya Bermohon agar selalu dilindungi-Nya dari fitnah Dajjal.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »