Sunday, 22 January 2017

Contoh Kasus Kerusakan Instalasi Listrik Yang Sulit Di Deteksi

Contoh Kasus Kerusakan Instalasi Listrik Yang Sulit Di Deteksi

Pada berbagai kasus kerusakan listrik di rumah ataupun bangunan gedung perkantoran, mungkin yang paling sering terjadi adalah seperti ini, salah satu ruangan atau beberapa lampu tidak menyala, entah itu karena kerusakan fiting lampunya atau karena kerusakan tombol sakelarnya.

Jadi untuk memudahkan mendeteksi kerusakan instalasi listrik seperti yang dibicarakan diatas, ada beberapa tips yang bisa saya bagikan, khususnya untuk para installer baru yang sering kebingungan menghadapi kasus korsleting “siluman” pada instalasi listrik.

Tips untuk mendeteksi kerusakan instalasi listrik bisa diurutkan sebagai berikut.

1. Perhatikan status arus listrik

Hal pertama yang wajib diperhatikan katika installer memeriksa kerusakan instalasi listrik adalah, arus listriknya.

Apakah listrik menyala seperti biasanya atau tidak, untuk mengamati status arus listrik ini gampang sekali, anda tinggal melihat pada bagian meteran listrik, jika meteran listrik berputar berarti status arus listrik Ok.

2. Perhatikan posisi MCB pada meteran listrik

Ketika status arus listrik berjalan seperti biasanya, maka posisi MCB pada meteran listrik haruslah pada posisi On, karena jika Off, berarti arus listrik terputus.

3. Periksa keberadaan arus listrik di semua terminal stopkontak ruangan

Mengapa memeriksa semua terminal stopkontak ini penting, karena pada umumnya pada setiap instalasi listrik yang terpasang disetiap ruangan, memiliki struktur pengabelan yang sama dengan sakelar, artinya mereka merupakan instalasi kabel yang sejalan.

Cara memeriksa arus di terminal stopkontak ini sangat mudah, anda tinggal mengujinya dengan obeng tespen disetiap kamar atau ruangan tempat terminal stopkontak dipasang.

Oh ya, bangkali banyak juga dari pembaca yang tidak mengerti bagaimana bentuk terminal stopkontak yang saya maksudkan pada blog ini, untuk lebih mudahnya silahkan disimak pada gambar dibawah ini.
Contoh Kasus Kerusakan Instalasi Listrik Yang Sulit Di Deteksi

Ketika dilakukan pengujian arus listrik menggunakan obeng tespen, dan jika anda menemukan salah satunya tidak terdapat jalan arus listrik, maka bisa dipastikan di ruangan tersebut sedang terjadi kerusakan instalasi kabel listrik.

Barangkali tiga tips diatas bisa kita jadikan referensi awal untuk mendeteksi kerusakan listrik secara dini, baik itu dirumah ataupun diperkantoran.

Contoh kasus korsleting listrik

Nah karena kali ini kita bercerita tentang contoh kasus kerusakan instalasi listrik yang sulit dideteksi, maka kita akan jabarkan sebuah persoalan gangguan listrik dan solusinya.

Suatu kali tetangga saya pernah mengeluhkan keanehan terhadap instalasi listrik yang terjadi dirumahnya, dimana pada salah satu ruangan lampunya tidak menyala, bapak yang punya rumah sudah dua kali mengganti bolham lampu, namun bolham yang diganti tetap tidak menyala, namun ketika dicobakan ke fiting lain, bolham tersebut menyala.

Bahkan ketika fiting tersebut dicurigai rusak, kemudian diganti namun bolham tidak juga menyala, bahkan ketika tombol sakelarnya diganti dengan yang baru, pun bolham tidak menyala.

Pada akhirnya saya mengambil langkah dengan kembali menguji arusnya dengan menggunakan obeng tespen, dan akhirnya ditemukan masalahnya, ternyata tombol saklar yang baru saja diganti mengalami kerusakan serius pada bagian dalamnya, akhirnya saya membersihkan bagian dalam tombol skalar dan memperbikinya seperti semula, hasilnya setelah dipasang listrik menyala dengan baik. 

Nah pemirsa installer, anda tentu pernah mengalami kejadian seperti diatas, jika anda pernah mengalami kasus korsleting listrik seperti diatas yang sulit dideteksi maka, hal yang penting untuk diperhatikan adalah analisa.

a. Analisa arus

Ketika arus berjalan normal sesuai dengan alur pemasangan, maka bisa dipastikan alat PHB (Putus Hubung Bagi) yang digunakan rusak, pada contoh kasus diatas, berarti fitingnya rusak atau tombol sakelarnya rusak.

b. Analisa daya muatan kilometer KWH

Pada kebanyakan kasus yang kami tangani seperti ini, karena muatan daya kilometernya berlebih, artinya listrik rumah tangga yang memiliki daya 400, ketika telalu banyak pemakaian maka arus tidak akan berjalan dengan baik, bahkan sering meterannya turun otomatis.

c. Analisa alat PHB, dan ganti alat PHB yang rusak

Jadi meski pengabelan sudah benar dan sesuai dengan jalurnya, jika alat PHB rusak maka lampu tidak akan menyala, karena itu segera ganti alat PHB nya seperti fiting duduk dan tombol saklar, atau jika anda bisa memperbaiki kerusakan pada alat PHB anda tinggal memperbaikinya dan menggunakannya kembali.

Nah pemirsa saya pikir cukup sekian dulu pembahasan dan solusi tentang kasus kerusakan atau korsleting listrik yang sulit dideteksi, semoga dilain kesempatan kita bisa membahas lebih banyak lagi persoalan listrik, sampai jumpa di pembahasan berikutnya, salam.
Contoh Kasus Kerusakan Instalasi Listrik Yang Sulit Di Deteksi
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.