Friday, 31 March 2017

Cara Membaca Jalan Arus Listrik

Cara Membaca Jalan Arus Listrik

Saya pernah dibuat pusing oleh salah seorang siswa private, ketika dia meminta bantuan untuk saya menterjemahkan jalannya arus listrik, caranya membaca jalan arus listrik hanya dengan melihat gambar rancangan instalasi listrik.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan membaca arus listrik dari gambar rancangan, namun akan lebih mudah jika dilakukan dengan ,membaca langsung pada instalasi listrik yang terpasang.

Sebenarnya tujuan dari membaca arus listrik adalah untuk mengetahui jumlah titik, atau jalur kontak yang ada pada suatu instalasi listrik, dan untuk tujuan yang lebih spesifik bisa pula dijadikan sebagai acuan untuk menghitung jumlah pemakaian listrik pada suatu rumah atau bangunan.

Cara Membaca Jalan Arus Listrik

Jadi jika kita ingin mengetahui jumlah pasti berapa jumlah titik pemakaian listrik pada suatu instalasi listrik, maka sebaiknya kita menghitung langsung pada instalasi yang sudah terpasang.

Agar lebih mudahnya tahapan yang dilakukan ketika membaca jalan arus adalah sebagai berikut.

1. Melihat jalur instalasi dimulai dari fase input listrik PLN

Hal ini dilakukan dengan mengamati langsung dari KWH meter, biasanya dari KWH meter kabel instalasi akan terhubung ke MCB sebagai pengaman, jadi satu MCB terhitung sebagai satu alat listrik yang fungsinya sebagai pemutus hubungan listrik otomatis (pengaman)

2. Menghitung jumlah titik lampu

Tahapan berikutnya adalah menghitung jumlah titik lampu yang terpasang disetiap ruangan, meski fiting lampu tersebut sedang tidak terpasang bolham lampu, dalam membaca arus listrik akan terhitung sebagai satu titik pemakaian, disamping itu karena satu titik lampu dihubungkan dengan panel sakelar maka dalam hal ini sakelar bersamaan dengan titik lampu dan dianggap sebagai satu titik yang sama dengan titik lampu.

3. Menghitung jumlah stop kontak

Dari yang saya temukan kebanyakan pelanggan listrik menganggap stop kontak tidak termasuk kepada titik pemakaian listrik, padahal nilai stop kontak sama saja dengan titik lampu, artinya meski pada stop kontak tidak terpasang lampu, namun dia digunakan untuk menyalakan berbagai peralatan elektronik, dimana bisa dipastikan nilai energi yang terpakai pada stop kontak bisa jadi lebih mahal dari titik lampu, karena itu satu stop kontak terhitung sebagai satu titik pemakaian listrik.

Nah sabahat installer, ketika kita mengukur jumlah pemakaian listrik pada suatu bangunan, maka yang akan dihitung adalah daya setiap titik yang terpakai kemudian dikalikan dengan harga yang ditetapkan PLN untuk setiap satuannya, misalnya tarif daya yang ditetapkan PLN R1/900 VA.

Karena itu agar kita bisa berhemat dalam pemakaian listrik, maka sebaiknya kita memang mengetahui jumlah pemakaian setiap titik listrik terpasang dirumah kita, dengan demikian kita mengetahui ketika beban puncak listrik pada sore menjelang malam, kita bisa mematikan perangkat elektronik dan lampu yang tidak dibutuhkan, atau titik yang pemakaiannya tinggi bisa dimatikan, agar pemakaian listrik lebih hemat.

Bagi sahabat pembaca yang ingin mengetahui tips dan rahasia, bagaimana caranya mengakali pemakaian listrik PLN, sehingga biaya pemakaiannya bisa super murah, silahkan disimak artikel bermanfaat kami pada link dibawah ini.


Demikian sahabat listrik pembahasan singkat kita tentang cara membaca jalan arus listrik, sampai jumpa pada pembahasan berikutnya, salam.
Cara Membaca Jalan Arus Listrik
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.