Saturday, 8 April 2017

Persiapan Merancang Instalasi Listrik Pada Bangunan Kayu

Persiapan Merancang Instalasi Listrik Pada Bangunan Kayu

Memasang listrik pada bangunan beton barangkali sudah umum dilakukan, namun untuk daerah yang kebanyakan rumahnya terbuat dari kayu, semisal rumah panggung, maka ada sedikit perbedaan pada peralatannya.

Namun membuat instalasi rancangan listrik untuk bangunan kayu tidak ada perbedaan, dengan rancangan instalasi listrik pada bangunan beton. Saya sering mendapat pertanyaan tentang instalasi listrik pada bangunan kayu ini, karena itu saya coba membahas dalam artikel khusus tentang “Instalasi Listrik Pada Bangunan Kayu” ini.

Satu hal yang sangat mencolok mengenai instalasi listrik pada bangunan kayu adalah, bahwa kebanyakan instalasi listrik dipasang pada bangunan rumah kayu, jadi jarang sekali terdengar instalasi listrik untuk bangunan gedung yang terbuat dari kayu.

Bagi saya pribadi, instalasi listrik untuk bangunan yang terbuat dari kayu ini, harus mendekati pada unsur kerapian dan keindahannya, bagaimana tidak pengabelan yang dilakukan akan terlihat langsung oleh mata, tidak sama dengan instalasi listrik di bangunan gedung, kalau pada bangunan gedung pengabelan bisa disembunyikan didalam tembok.

Satu pelajaran menarik yang ingin saya bagi, sewaktu saya memasang pengabelan listrik di daerah Sulawesi, disana banyak terdapat bangunan rumah kayu, sangat elok dipandang mata, terlihat sejuk dan dingin, namun ketika saya masuk kedalamnya, agak janggal juga melihat kabel-kabel yang terpasang, meski kabel tersebut dibaluti karet.

karena itu dirumah salah seorang kerabat, yang kebetulan rumahnya juga rumah kayu, saya mengusulkan untuk membuat selubung tiang kayu rumah, bisa dibuat dengan papan triplek, atau bisa juga dengan melobangi kayu untuk membuat jalur pengabelan dari atas.

Namun ternyata memang tidak semudah itu pula mengerjakan pelubangan pada tiang kayu, apalagi jika tiang itu terbuat dari kayu besi, semisal kayu ulin, maka dari itu membuat selubung menggunakan papan triplek, merupakan solusi efektif untuk menyembungikan kabel dari pandangan, agar pemasangan instalasi listrik pada bangunan kayu tetap terlihat indah dan rapi.

Sebelum merancang instalasi listrik pada bangunan kayu, ada beberapa peralatan listrik yang harus dibedakan penggunaannya, dibawah ini kita coba list peralatan listrik yang dipakai pada instalasi listrik pada bangunan rumah kayu.

1. Kabel 

Kabel yang saya anjurkan untuk digunakan pada pemasangan listrik di rumah kayu adalah kabel NYM ukuran 2 x 1,5 mm2, kabel ini ada jenisnya yang seluruhnya dibaluti karet tebal, dan ada pula kabel NYM untuk ukuran yang sama, namun isinya tiga jenis kabel, biasanya ketiganya memiliki warna merah, biru, hitam, atau putih.

Kabel NYM yang berisi 2 kawat
(Kabel NYM yang berisi 2 kawat)
Kabel NYM jenis ini relatif lebih aman digunakan dibanding kabel NYM single, jadi ketika dilakukan pemasangan instalasi listrik pada bangunan kayu, installernya tidak terlalu repot menggulung kabel-kabel yang terpisah.

Kabel NYM single yang terdiri dari satu kawat
(Kabel NYM single yang terdiri dari satu kawat)

2. T-Dos

Kotak simpangan yang fungsinya untuk merapikan penyambungan kabel ini, juga sedikit berbeda dengan T-Dos yang digunakan pada bangunan beton, T-Dos untuk bangunan beton sebaiknya dipilih yang ukuran lobang lebih besar pada ketiga persimpangannya, karena kabel yang akan dimasukkan ukurannya bisa jadi lebih besar, karena bukan kabel singel seperti pada instalasi listrik bangunan beton.

3. Sakelar

Sakelar ini merupakan alat listrik yang paling nyata perbedaannya dengan sakelar yang digunakan pada bangunan beton, sakelar pada instalasi listrik bangunan kayu, sudah memilik kotak yang langsung terpasang dengan tombol sakelar, karena sifatnya tidak dibenamkan kedalam kayu, maka sakelar ini terdapat lobang tempat keluarnya kabel pada bagian belakangnya.

Sakelar ganda yang biasa dipakai pada instalasi listrik bangunan kayu
(Sakelar ganda yang biasa dipakai pada instalasi listrik bangunan kayu)

4. Stopkontak

Stopkontak atau kotak kontak pada instalasi listrik bangunan kayu, juga sama bentuknya dengan sakelar untuk rumah kayu, karena fungsinya bukan untuk dibenamkan kedalam kayu, maka stopkontak ini memiliki kotak dan lobang tempat pemasangan baut, yang kemudian dipakukan ke kayu.

5. Klem kabel

Bisa saya asumsikan jika pemasangan instalasi listrik dilakukan pada rumah kayu, maka akan menghabiskan banyak klem kabel dibanding pemasangan di rumah beton, kalau dirumah beton bisa saja menggunakan pipa PVC kecil tempat mengamankan kabel, dan penggunaan klem kabel ini lebih banyak pada bagian atas bangunan (Loteng).

Hal yang paling wajib diperhatikan dalam pemasangan instalasi listrik pada banguna kayu.

Inilah yang paling sering kurang perhatian pada pemasangan instalasi listrik di bangunan kayu, adalah pengamanan arde listrik, terkadang ketika sedang asik memasang kabel dan sudah selesai setengah dari pengerjaannya, baru kemudian sadar bahwa pengawatan arde belum dilakukan, maka dari itu saya sarankan jika memasang instalasi listrik pada bangunan kayu, gunakanlah kabel yang didalamnya terdapat tiga kawat.

Nah pemirsa di negara manapun anda berada, demikianlah ulasan singkat kita tentang persiapan merancang instalasi listrik pada bangunan kayu, jika anda memiliki pertanyaan seputar pembahasan ini, silahkan tuliskan pada komentar, sampai jumpa dipembahasan selanjutnya, salam.
Persiapan Merancang Instalasi Listrik Pada Bangunan Kayu
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.