Blender Macet Begini Cara Memperbaikinya

Pagi hari sekitar pukul 6 ketika saat piala dunia sedang berlangsung di Rusia, istri saya terlihat sibuk pencet pencet tombol blender kesayangannya yang tidak sudi berputar lagi, kegiatan pencet-pencet tombol itu saya perhatikan sekitar setengah jam, pada akhirnya dia menyerah dan meminta saya memperbaiki blender kesayangannya. 

Blender sebagaimana cara kerjanya adalah berputar, ada saat-saat tertentu blender ini malas berputar disebabkan berbagai pasal, bisa jadi karena ada bagian dari blender yang tidak berfungsi lagi, atau karena pemakaian blender yang sudah sangat lama sekali, sehingga banyak bagian dalam isi mesin blender yang sudah aus. 

Mengapa blender ini menjadi benda kesayangan ibu-ibu ? 

Selain dia berputar, blender ini diciptakan oleh pembuatnya untuk tujuan dagang kemudian mempermudah pekerjaan rumah tangga, alangkah banyaknya pekerjaan ibu rumah tangga yang pada mulanya harus menggunakan batu cobekan, sekarang beralih ke blender, menggiling cabe umpamanya, pada mulanya kegiatan cabe ini menggunakan batu cobekan, sekarang sudah bisa digantikan dengan blender. 

Kemudian membuat jus buah, juga sangat mudah dilakukan dengan mesin blender ini, dengan adanya blender sekarang mama-mama rumah tangga bisa menyediakan segelas jus segar untuk keluarganya setiap hari, seperti yang diperlihatkan pada gambar dibawah ini. 
Blender Macet Begini Cara Memperbaikinya

Kerusakan yang biasa terjadi pada blender 

Dalam penggunaan sehari-hari blender bisa berfungsi ketika dia dialiri listrik (untuk blender listrik) kecuali blender yang menggunakan Tenaga diesel, blender bisa menyala karena adanya motor penggerak didalamnya, serta perangkat lain yang mendukung pekerjaan blender itu sendiri. 

Pada umumnya seperti yang saya intip dari pembicaraan para mama-mama ketika pada ngumpul, kerusakan blender yang umum dikeluhkan mereka adalah karena blender tidak lagi bisa berputar, artinya motor penggerak blender mengalami masalah serius. 

Pada kasus yang saya alami di rumah, begini tahapan yang saya lakukan pada saat memeriksa blender yang sudah rusak. 

a. Persiapan bahan dan alat 

1. Obeng tespen 

2. Kuas kecil 

3. Tang buaya 

4. Obeng kembang/bunga 

b. Membongkar mesin blender 

1. Satu persatu baut yang mengunci blender dibuka menggunakan obeng 

2. Membersihkan bagian dalam blender dengan kuas kecil 

3. Memasang colokan blender ke kabel listrik, kemudian memeriksa arus listrik yang mengalir menggunakan obeng tespen, apakah semua arus yang mengalir sesuai dengan jalan arus yang terdapat dalam pengabelannya. 

Masalah yang saya temukan pada pemeriksaan blender yang tidak bisa berputar 

Adalah karena ada bagian dari saklar yang terdapat dalam blender yang tidak berfungsi lagi, alat ini biasanya terdapat pada bagian terpisah dari dalam blender, dibawah ini anda bisa lihat gambar alat yang biasanya sering rusak pada blender. 
Blender Macet Begini Cara Memperbaikinya

Begini cara memperbaiki alat blender yang sudah rusak 

Karena peralatan yang sangat sederhana, maka dibawah ini anda bisa perhatikan alat yang saya gunakan untuk memperbaiki blender yang rusak. 
Blender Macet Begini Cara Memperbaikinya

Setelah semua tahapan diatas selesai dilakukan, kemudian pasang kembali blender seperti semula, jika sudah selesai dipasang silahkan dicoba kembali, jika anda memasang dengan baik maka blender akan kembali normal berputar seperti sedia kala. Selamat mencoba.

5 Jenis Penghantar Arus Listrik

Penghantar arus listrik yang biasa digunakan di dunia ini (Maksudnya dunia kelistrikan)menggunaka dua jenis benda, yakni kawat dan kabel, meski kita juga tahu kalau air itu juga salah satu penghantar arus listrik, namun air belum biasa digunakan dalam instalasi listrik bangunan rumah dan gedung.

5 Jenis Penghantar Arus Listrik

Kabel yang biasa dijadikan penghantar terbungkus isolasi, biasanya berinti tunggal atau ada juga yang banyak, ada yang kaku dan ada yang berserabut, ada yang dipasang di udara atau di tanam didalam tanah, dan masing-masing digunakan sesuai dengan kondisi pemasangannya. 

Kabel instalasi yang biasa digunakan pada instalasi penerangan rumah tinggal untuk ialah NYA dan NYM, pada penggunaannya kabel NYA menggunakan pipa untuk melindungi secara mekanis ataupun melindungi dari air dan kelembapan yang dapat merusak kabel tersebut. 

Pada penggunaannya bentuk sambungan kabel ini juga bermacam-macam, untuk anda yang ingin memahami lebih lanjut tentang bentuk sambungan kabel ini, silahkan baca pada link artikel dibawah ini. 


Berikutnya kembali kita ke 5 jenis penghantar arus listrik, kelima jenis penghantar ini digunakan sesuai fungsinya masing-masing. 

1. Penghantar NYA 

Biasanya kabel jenis NYA ini hanya memiliki satu penghantar berbentuk pejal, kabel ini pada umumnya digunakan pada instalasi rumah tinggal, dalam pemakaiannya pada instalasi listrik harus menggunakan perlindungan dari pipa union atau paralon/PVC ataupun pipa flesibel. 

2. Penghantar NYM 

Sedangkan kabel NYM adalah kabel yang memiliki beberapa penghantar dan memiliki isolasi luar sebagai pelindung, kabel penghantar ini dalam pemasangan instalasi listrik boleh tidak menggunakan pipa, namun untuk memudahkan saat penggantian kabel/revisi, sebaiknya pada pemasangan dalam dinding/beton menggunakan selonsong pipa. 

3. Penghantar NYY 

Kabel ini merupakan kabel tanah thermoplastic tanpa perisai, NYY biasanya digunakan untuk kabel tenaga industry, kabel ini juga dapat ditanam dalam tanah, dengan syarat diberikan perlindungan terhadap kemungkinan kerusakan mekanis, perlindungannya bisa berupa pipa atau pasir dan diatasnya diberi batu. 

Pada prinsipnya didalam kabel NYY susunannya sama dengan NYM, hanya saja tebal isolasi dan selubung luarnya serta jenis PVC yang digunakan berbeda, warna selubung luarnya hitam, untuk kabel tegangan rendah tegangan nominal 0,6/1 kV, artinya ; 0,6 kV tegangan nominal terhadap tanah, 1,0 kV tegangan nominal antar penghantar. 

Kegunaan utama dari kabel NYY sebagai kabel tenaga adalah untuk instalasi listrik industry baik di dalam gedung maupun di alam terbuka, disaluran kabel dan dalam lemari hubung bagi, apabila diperkirakan tidak aka nada gangguan mekanis, kabel NYY dapat juga ditanam di dalam tanah asalkan diberi perlindungan secukupnya terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan mekanis. 

4. Penghantar N2XY 

Kabel ini merupakan kabel tanah thermoplastic tanpa perisai, kabel N2XY memiliki inti yang terdiri dari penghantar tembaga, dengan isolasi XLPE berpelindung babat tembaga serta berselubung PVC dengan tegangan pengenal 0,6/1 kV (1,2 kV) yang dipasang sejajar pada suatu system fase tiga. 

5. Penghantar NYFGbY 

Kabel ini biasanya digunakan apabila ada kemungkinan terjadinya gangguan kabel secara mekanis, kabel NYFGbY intinya terdiri dari penghantar tembaga dengan isolasi pipa PVC, penggabungan dua atau lebih inti dilengkapi selubung atau pelindung yang terdiri dari karet dan perisai kawat baja bulat, perisai dan pembungkus diikat dengan spiral pita baja, untuk menghindari korosi pada pita baja maka kabel di selubungi PVC warna hitam. 

Nah teman pembaca, demikianlah lima jenis penghantar arus listrik yang biasa digunakan di bidang instalasi listrik.

Bagaimana Mekanismenya Mendapatkan Subsidi Listrik Dari Negara Untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Bicara soal subsidi listrik tentu banyak mata yang ingin melirik bagaimana cara mendapatkannya, secara selama ini khususnya di daerah-daerah informasi tentang subsidi ini lebih banyak “kaburnya” dari pada terangnya, dan yang paling penting tidak semua kalangan masyarakat awam yang bisa mengakses informasi terkait subsidi listrik ini. 

Pada pembahasan kali ini kita coba angkat tema cara mendapatkan subsidi listrik PLN ini, karena selama ini yang kita tahu PLN ini pandainya hanya menarik keuntungan saja dari pelanggan tanpa ada toleransi terhadap masyarakat miskin atau warga tidak mampu. 

Sebelum kita bahas lebih lanjut saya ingin menyampaikan terlebih dahulu satu hal yang pernah ditanyakan oleh bapak Firdaus, terkait listrik ini tentunya, pertanyaan beliau seperti ini, selama ini PLN memungut bayaran untuk setiap pemakaian listrik, apakah PLN pernah menyewa tanah masyarakat terkait setiap tiang yang terpasang di halaman rumah masyarakat ?
Jika PLN pernah menyewa tanah untuk setiap tiang yang terpasang, kepada siapa dia menyewa ? berapa harga sewanya ? dan pertanyaan yang paling mendasar sekali dari soal tiang PLN ini, mengapa masyarakat diam saja ketika PLN memancangkan tiangnya di halaman rumah mereka ? 

Jika ada diantara sahabat pembaca yang bisa menjawab pertanyaan bapak Firdaus diatas tolong tuliskan di kolom komentar, biar nanti kami sampaikan kepada Firdaus untuk setiap jawaban yang ada. 

Baiklah kembali kita ke laptop !! 

Mekanisme pemberian subsidi listrik kepada rumah tangga ini diatur dalam peraturan menteri ESDM RI nomor 29 tahun 2016, maka dari itu pemberian subsidi listrik itu tidak sembarangan dan tidak boleh asal-asalan, karena dia diatur dalam peraturan menteri dan PLN selaku pelaksananya harus tunduk terhadap aturan tersebut. 

Sebagaimana halnya peraturan menteri, disana terdapat bab dan pasal-pasal yang tegas agar pelaksana peraturan tidak mempermainkan kewenangan yang telah diberikan, maka dari itu untuk mekanisme pemberian subsidi listrik ini bab pertamanya di kelompokkan dalam “ketentuan umum” dalam mekanisme subsidi listrik, ketentuan tersebut adalah sebagai berikut. 

Pasal 1 

Dalam peraturan menteri ini yang dimaksud dengan : 

1. Tarif listrik adalah tarif tenaga listrik untuk konsumen yang disediakan oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) 

2. Data terpadu adalah system data elektronik berisi data nama dan alamat yang memuat informasi social. Dan demografi dari individu dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia 

3. Rumah tangga miskin dan tidak mampu adalah rumah tangga yang terdapat dalam data terpadu program penanganan fakir miskin yang ditetapkan oleh menteri social. 

4. Golongan rumah tangga daya 900 VA-RTM adalah konsumen rumah tangga pengguna daya 900 VA yang tidak termasuk dalam rumah tangga miskin dan tidak mampu. 

Pada point empat ini sekaligus menjadi jawaban resmi terkait mengapa terjadi perbedaan biaya lsitrik antara pak Opik dan Burhan yang pernah kita tulis pada artikel sebelumnya. Bagi anda yang belum sempat membacanya silahkan baca pada link berikut ini [Sama-Sama Daya 900 VA Namun Tagihan Bulanannya Jauh Berbeda, Ini Penyebabnya

5. Konsumen adalah setiap orang atau badan yang membeli tenaga listrik dari pemegang uasha penyedia tenaga listrik. 

6. Kelompok kerja pengelola data terpadu program penanganan fakir miskin yang selanjutnya disebut pokja pengelola data terpadu adalah kelompok yang dibentuk oleh menteri social untuk melaksanakan upaya pengelolaan data terpadu dalam melakukan percepatan penanganan fakir miskin. 

7. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang selanjutnya disebut PT PLN (persero) adalah badan usaha milik Negara yang didirikan berdasarkan peraturan pemerintah nomor 23 tahun 1994 tentang pengalihan bentuh perusahaan umum (perum) listrik Negara menjadi peruahaan perseroan (Persero). 

8. Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagalistrikan. 

9. Direktur jenderal adalah direktur jenderal yang melaksanakan tugas dan bertanggung jawab atas perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidang pembinaan, pengusahaan, keteknikan, keselamatan kerja, dan lingkungan di bidang ketenagalistrikan. 

Sahabat pembaca yang budiman, secara keseluruhan mekanisme pemberian subsidi listrik kepada rumah tangga ini diatur dalam enam bab, maka dari itu bagi pembaca yang ingin memanfaatkan informasi ini untuk mendapatkan subsidi listrik, saran saya sebaiknya membaca dengan sangat teliti agar tidak terjadi penyalahartian maksud pada setiap bab dan pasalnya. 

BAB II 

PEMBERIAN SUBSIDI TARIF TENAGA LISTRIK RUMAH TANGGA 

Pasal 2 

(1) Subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga dilaksanakan melalui tarif tenaga listrik konsumen PT PLN (Persero) golongan rumah tangga yang diberikan untuk : 

a. Daya 450 VA ; dan 

b. Rumah tangga miskin dan tidak mampu daya 900 VA 

(2) Pemberian subsidi terhadap rumah tangga miskin dan tidak mampu daya 900 VA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilaksanakan berdasarkan hasil pencocokan data yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) dan ditetapkan oleh direktur jenderal. 

(3) Konsumen PT PLN (Persero) golongan rumah tangga dengan daya 1300 VA keatas yang terdapat dalam data terpadu dapat menerima subsidi tarif tenaga listrik setelah melakukan penurunan daya menjadi daya 450 VA atau 900 VA. 

(4) Penurunan daya dilaksanakan setelah konsumen PT PLN (Persero) golongan rumah tangga dengan daya 1300 VA keatas sebagaimana dimaksud pada ayat (3) mengajukan permohonan penurunan daya kepada PT PLN (Persero). 

(5) Berdasarkan permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (4), PT PLN (Persero) wajib melayani permohonan penurunan daya sesuai dengan ketentuan di PT PLN (Persero). 

Pasal 3 

Terhadap konsumen PT PLN (Persero) golongan rumah tangga daya 900 VA yang tidak terdapat dalam data terpadu, PT PLN (Persero) wajib menyesuaikan tarif tenaga listrik menjadi tarif tenaga listrik konsumen golongan rumah tangga 900 VA-RTM. 

Pasal 4 

(1) Rumah tangga miskin dan tidak mampu yang belum tersambung saluran listrik dapat mengajukan permohonan penyambungan tenaga listrik ke PT PLN (Persero) dengan daya 450 VA atau daya 900 VA 

(2) PT PLN (Persero) wajib melayani permohonan penyambungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan daya sesuai permohonan. 

(3) Terhadap permohonan penyambungan bagi rumah tangga yang tidak terdapat dalam data terpadu, PT PLN (Persero) melakukan penyambungan dengan tarif tenaga listrik golongan rumah tangga daya 900 VA-RTM atau dengan daya di atas 900 VA. 

BAB III 

PENCOCOKAN DATA TERPADU DENGAN KONSUMEN PT PLN (PERSERO) 

Pasal 5 

(1) Direktur jenderal menyampaikan data terpadu kepada PT PLN (Persero). 

(2) PT PLN (Persero) melakukan pencocokan data terpadu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan data konsumen rumah tangga daya 900 VA 

(3) Tata cara pencocokan data sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan lebih lanjut oleh direksi PT PLN (Persero) 

Pasal 6 

(1) Direksi PT PLN (Persero) menyampaikan hasil pencocokan data sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 ayat (2) kepada menteri c.q direktur jenderal. 

(2) Hasil pencocokan data sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh direktur jenderal sebagai dasar pemberian subsidi tarif tenaga listrik. 

BAB IV 

PENANGANAN PENGADUAN 

Pasal 7 

(1) Rumah tangga miskin dan tidak mampu yang belum menerima subsidi tarif tenaga listrik dapat menyampaikan pengaduan melalui desa/kelurahan. 

(2) Penanganan pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan secara bertahap yaitu di tingkat : 

a. Desa/kelurahan 

b. Kecamatan 

c. Kabupaten/kota, dan 

d. Posko penanganan pengaduan darurat 

(3) Tata cara dan mekanisme penanganan pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan menteri ini. 

Pasal 8 

(1) Posko penanganan pengaduan pusap sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (2) huruf d melakukan verifikasi terhadap pengaduan yang diterima. 

(2) Hasil verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu sebagai berikut : 

a. Pengaduan tidak masuk dalam data terpadu; atau 

b. Pengaduan masuk dalam data terpadu tetapi belum menerima subsidi tarif tenaga listrik. 

(3) Terhadap hasil verifikasi yang termasuk dalam kategori sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, posko penanganan pengaduan pusat akan meneruskan kepada pokja pengelola data terpadu untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

(4) Terhadap hasil verifikasi yang termasuk dalam kategori sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, ditindaklanjuti oleh PT PLN (Persero). 

(5) Tindak lanjut oleh PT PLN (Persero) sebagaimana dimaksud pada ayat (4) berupa pencocokan data terpadu dengan konsumen rumah tangga daya 900 VA. 

(6) Hasil pencocokan data sebagaimana dimaksud pada ayat (5) disampaikan kepada direktur jenderal untuk ditetapkan sebagai dasar pemberian subsidi tarif tenaga listrik. 

BAB V 

POSKO PENANGANAN PENGADUAN PUSAT 

Pasal 9 

(1) Direktur jenderal atas nama menteri membentuk posko penanganan pengaduan pusat. 

(2) Keanggotaan posko penanganan pengaduan pusat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) antara lain terdiri atas unsure kementrian energy dan sumber daya mineral, kementrian sosial, kementrian dalam negeri, PT PLN (Persero), dan tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan 

(3) Posko penanganan pengaduan pusat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mempunyai tugas menindaklanjuti pengaduan dari rumah tangga miskin dan tidak mampu yang belum mendapatkan subsidi tarif tenaga listrik. 

BAB VI 

PELAPORAN 

Pasal 10 

Direksi PT PLN (Persero) wajib menyampaikan laporan pelaksanaan pemberian subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga setiap 6 (enam) bulan kepada direktur jenderal atau sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. 

Pasal 11 

Peraturan menteri ini berlaku pada tanggal 1 januari 2017. 

(*) Sumber : Kementrian ESDM RI

Sama-Sama Daya 900 VA Namun Tagihan Bulanannya Jauh Berbeda, Ini Penyebabnya

Hari senin sore pak Opik singgah di rumah saya, ceritanya sih ngobrol santai saja tentang musim pilkada yang sedang terjadi, siapa yang maju sebagai calon, bagaimana sepak terjang ketokohan paslon dan cerita lainnya, pada akhirnya sampai kepada masalah kebijakan pemerintah, dan berujung kepada beban biaya listrik PLN. 

Singkat cerita begini pak OPik memasang daya 900 VA untuk kebutuhan listrik rumahnya, sementara itu tetangga sebelah rumahnya Burhan pasangan baru menikah juga memakai daya 900 VA untuk kebutuhan listriknya, sudah setahun lebih lamanya mereka memakai daya yang sama. 

Sama-Sama Daya 900 VA Namun Tagihan Bulanannya Jauh Berbeda, Ini Penyebabnya

Pokok yang menjadi persoalan bagi Opik adalah tagihan listrik tiap bulan mereka berdua sungguh jauh berbeda, menurut Opik kalau soal pemakaian listrik sehari-hari keluarganya barangkali paling serius memerhatikan listrik, selalu memerhatikan WBP (Waktu Beban Puncak), mencabut perangkat elektronik yang tidak terpakai sampai ke kabel colokannya. 

Bahkan beliau menggunakan 2 lebih MCB untuk mengamankan saluran listrik setiap ruangannya, namun jika dibandingkan dengan biaya tagihan listrik Burhan mereka lebih mahal, bahka pernah suatu saat ketika mereka mudik ke kampung selama satu bulan penuh, dengan mematikan perangkat dan lampu yang tidak diperlukan, biaya tagihan bulanan mereka tetap lebih tinggi dari Burhan. 

Opik penasaran kok bisa ya, padahal mereka sudah sangat jauh berhemat menggunakan listrik, akhirnya cerita kami sampai pada suatu kesimpulan, pada hari senin (waktu itu ) besok Opik datang ke pelayanan PLN dan menanyakan kebingunan tentang perbedaan tagihan itu. 

Di kantor PLN begini ; 

“Pak mengapa jauh sekali perbedaan tagihan listrik saya dengan tetangga saya ? padahal kami sama-sama memakai daya 900 VA” Tanya Opik. 

“Tolong perlihatkan bukti pembayaran rekening listrik bapak”, perintah petugas yang melayani. 

Opik kemudian menyerahkan bukti pembayaran rekening listriknya, tak lama kemudian. 

“O.. jelas berbeda pak, bapak ini menggunakan daya 900 VA kategori R-1/900 VA RTM, artinya bapak keluarga mampu yang tidak disubsidi pemerintah biaya listriknya”, jelas petuga. 

“Berarti pak Burhan itu listriknya di subsidi pemerintah ?” 

“Bisa jadi begitu pak, karena dari segi tarif per kWH saja sudah berbeda harganya antara yang disubsidi dengan yang tidak”. 

Sambil menjelaskan petugas PLN menunjukkan daftar tarif per kWH kepada Opik. 

Pengguna daya 900 VA yang disubsidi itu tarif harga 415/kWh, sedangkan daya 900 VA yang tidak disubsidi tarif harganya 586/kWh 

Opik penasaran kok dia tidak tahu soal subsidi listrik tersebut dan bagaimana cara mendapatkannya, tanpa buang tempo Opik nyosor lagi. 

“Pak kalau begitu saya mau juga donk listriknya disubsidi, bagaimana caranya ?” 

“Subsidi listrik untuk rumah tangga itu khusus untuk mereka yang tidak mampu, pak, secara bapak keluarga yang cukup berada malu donk disubsidi juga sama pemerintah” 

Sepulangnya dari PLN akhirnya Opik paham dengan perbedaan harga antara dirinya dengan Burhan, biasanya Opik membayar listrik perbulannya diatas dua ratus ribuan, sedangkan burhan biaya listriknya berkisar antara seratus ribu sampai seratus sepuluh ribu saja, memang jauh sekali perbedaannya.

Tarif Harga Listrik PLN Untuk Rumah Tangga Dari Tahun 2018 sampai tahun 2019

Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berjuang setiap dekadenya bagaimana membuat ketersediaan energy listrik ini cukup, bahkan untuk beberapa tahun kedepan, berbagai upaya dikembangkan demi terciptanya cadangan energy, semua usaha tersebut tentu saja bukan sesuatu yang gratis, artinya ketika energy itu nantinya dimanfaatkan maka ada biaya yang harus dibayarkan pelanggan PLN. 

Tarif Harga Listrik PLN Untuk Rumah Tangga Dari Tahun 2018 sampai tahun 2019
(Menteri ESDM Ignasius Jonan, Foto : jendelanasional.com)
Sebagai perseoran milik Negara PLN tidak bisa sesukanya menentukan harga untuk setiap pemakaian energy listrik dari pelanggan, karena itu ada kementrian khusus yang menanganinya, sehingga PLN tetap bisa berada dijalur yang berpihak kepada Negara bukan kepada direktur utamanya. 

Hingga kini tahun 2018 tarif harga sewa listrik yang ditetapkan PLN masih mengacu kepada peraturan menteri ESDM RI nomor 28 tahun 2016, dan setiap tahunnya jika ada perubahan harga sewa listrik maka kementrian ESDM akan mengeluarkan lagi peraturan menteri. 

Sebagaimana yang diterangkan dalam Permen ESDM Nomor 41 Tahun 2017, pada pasal 6 ayat (2), disana dijelaskan bahwa penyesuaian tarif tenaga listrik dilakukan setiap tiga bulan apabila terjadi perubahan, baik itu peningkatan maupun penurunan salah satu dan atau beberapa factor yang dapat mempengaruhi biaya pokok penyediaan tenaga listrik yaitu: 

a. Nilai tukar mata uang dollar amerika terhadap mata uang rupiah (kurs). 

b. Indonesian crude price (ICP). 

c. Inflasi 

Karena listrik itu untuk setiap umat dalam Negara Indonesia maka setiap peruntukannya memiliki harga tersendiri, dan diantara dari semua harga yang terkenal itu adalah tarif harga listrik untuk kebutuhan rumah tangga. 

Dibawah ini bisa disimak daftar harga listrik untuk kebutuhan rumah tangga, sesuai dengan jenis golongan daya yang dipilih pelanggan, sebagaimana yang dilansir situs resmi PLN. 

Kementerian ESDM dan PLN menetapkan bahwa tarif listrik mulai 1 Januari 2018 tidak mengalami perubahan. Tarif ini berlaku hingga Maret 2018. Dengan ketetapan tersebut, maka besaran tarif rata-rata untuk beberapa pelanggan listrik adalah sebagai berikut: 

1. Rumah tangga 450 VA, tetap sebesar Rp 415 per kWh. 

2. Rumah tangga 900 VA tidak mampu, tetap sebesar Rp 586 per kWh. 

3. Rumah tangga 900 VA mampu, tetap sebesar Rp 1.352 per kWh. 

4. Pelanggan non subsidi (tariff adjustment), tetap sebesar Rp 1.467,28 per kWh. 

Sementara itu sekarang sudah memasuki bulan june 2018 dan PLN tetap tidak melakukan perubahan harga listrik, sebagaimana dilansir tempo.co dalam wawancaranya mentri ESDM Ignasius Jonan. 

"Tarif listrik atau harga jual listrik tidak akan diubah sampai 2019," kata Jonan ketika menjadi pembicara sosialisasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) di kantor pusat PLN, Jakarta, Kamis, 22 Maret 2018. (tempo.co terbitan Kamis, 22 Maret 2018 21:57 WIB / ) 

Bagi sahabat pembaca yang ingin mengetahui lebih lengkap tentang harga listrik hingga tahun 2019 tersebut, silahkan disimak pada tabel dibawah ini. 

Golongan Daya Listrik Harga Listrik (Tarif Rp/kwh) Keterangan
R-1/450 VA 415 Subsidi
R-1/900 VA 586 Subsidi
R-1/900 VA-RTM (Rumah Tangga Mampu) 1352 Non-Subsidi
R-1/1300 VA 1467,28 Non-Subsidi
R-1/2200 VA 1467,28 Non-Subsidi
R-1/3500 VA, 4400 VA, 5500 VA 1467,28 Non-Subsidi
R-3/6600 VA keatas 1467,28 Non-Subsidi
(Sumber : Listrik.org)