Monday, 20 March 2017

Cara Ini Terbukti Ampuh Mengakali Meteran Listrik PLN Agar Pembayarannya Murah

Cara Ini Terbukti Ampuh Mengakali Meteran Listrik PLN Agar Pembayarannya Murah

Kebutuhan tenaga listrik di Indonesia tumbuh rata-rata sebesar 8,4% per tahun, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, setiap tahun dibutuhkan tambahan pasokan listrik sekitar 5.700 Mega Watt (MW). Hingga tahun 2022 dibutuhkan tambahan pasokan listrik 60 Giga Watt (GW), jaringan transmisi 58 ribu kilo meter sirkit (kms), dan gardu induk 134 ribu Mega Volt Ampere (MVA).

Untuk membangun infrastruktur kelistrikan besar-besaran tersebut dibutuhkan biaya investasi Rp 884 triliun atau sekitar Rp 88,4 triliun per tahun. Sementara kemampuan PLN hanya sekitar Rp 60 triliun per tahun. Demikian yang tertuang pada dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2013-2022 yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri ESDM No 4092K/21/MEM/2013.(Sumber – tempo 1/4/2014)

Karena itu bisa diperkirakan suatu saat sumber energi listrik Indonesia akan mengalami kemerosotan, jika tidak ada sumber cadangan penggantinya.

Selain memenuhi permintaan penyambungan listrik baru, PLN juga terus melakukan upaya kampanye listrik hemat, hal ini diharapkan cadangan energi listrik bisa tersedia untuk jangka waktu yang lebih lama lagi, meski sedikit agak ironis dengan tindakan PLN yang sering mematikan listrik pada saat jam beban puncak, sebagaimana yang sering terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat sana.


Maka dari itu bagaimana cara agar pembayaran listrik PLN ini murah setiap bulannya, merupakan suatu topik yang akan kita bahas kali ini, mengapa demikian disamping pembayaran listrik murah ini menguntungkan bagi pelanggan PLN, dari segi cadangan energi listrik juga menguntungkan bagi PLN, lalu bagaimana caranya mengakali pembayaran listrik murah ini? Mari kita simak liputannya.

Dirumah salah seorang pelanggan PLN, sebut saja namanya Mr A, pada tahun 2016 lalu setiap bulannya tagihan listrik Mr A selalu mengalami peningkatan, dengan daya 1.300 VA, dan tarif paling tinggi Mr A membayar sebanyak Rp 700.000, hal ini membuat Mr A sangat geram, lalu kemudian beliau bertemu dengan saya dan menceriterakan kemelut yang sedang melanda pikirannya.

Dalam ceritanya Mr A melepaskan semua "Setannya" terkait tagihan listrik ini, ada tentang petugas PLN yang tidak pernah datang mencatat kilometer listriknya tiap bulannya, lalu tiba-tiba saja tagihannya naik, kemudian cerita pula uneg-unegnya tentang PLN yang sembarangan menetapkan tagihan listrik bulanannya.

Pada intinya semua hal-hal yang mengganjal didalam hati Mr A tentang PLN dikeluarkannya, setelah membiarkan beliau sejenak dalam pelepasan amarah yang terpendam itu, lalu kami mulai membuat perhitungan dalam secarik kertas, perhitungan ini termasuk gaya pemakaian listrik dirumah Mr A, singkatnya dari perhitungan pada secarik kertas itu, beberapa point penting ini barangkali layak kami sampaikan dalam artikel ini, agar pembaca setia blog panduan instlalasi listrik bisa pula mengambil ibroh dari pengalaman Mr A yang merasa dibully PLN lewat tagihan listrik bulanannya, setelah itu kita akan BONGKAR RAHASIANYA, BAGAIMANA CARA AGAR METERAN LISTRIK INI, tidak menguras kantong kita setiap bulannya.

Benang merah yang bisa ditarik dari pengalaman Mr A adalah, budaya pemakaian listrik rumah yang tidak ramah terhadap lingkungan dan tidak ramah terhadap dompetnya, mengapa demikian? Karena ketika kita menuntut tagihan listrik yang murah, seharusnya pelanggan PLN juga memahami berapa pemakaian daya setiap bulannya, dan berpikir dan berupaya bagaimana caranya agar tagihan listrik bulanan tidak mahal.

Untuk mengakali tagihan listrik murah ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, cara yang legal dan cara yang ilegal.

Kedua cara diatas dilakukan oleh pelanggan PLN, pada beberapa kasus yang sering kita temui di pemberitaan, misalnya KWH meter double di suatu rumah, merupakan upaya ilegal yang dilakukan pelanggan agar bisa memanipulasi kilometer pemakaian listrik, cara ilegal lainnya yang juga sering dijumpai dalam pemberitaan adalah dengan membongkar KWH meter kemudian melakukan teknik tertentu segingga piringan kilometer berjalan lambat, dan pada akhirnya tagihan listrik menjadi murah.

Semua cara ilegal yang dilakukan tersebut pada prinsipnya tidak satupun yang menguntungkan pelanggan, mengapa demikian, pasalnya hal tersebut hanyalah keuntungan sesaat saja, pada tagihan listrik bulanan mungkin pelanggan bisa murah, namun resiko jangka panjangnya semua usaha itu hanyalah akan membuahkan dampak negatif yang lain, misalnya overload energi yang terinput pada suatu areal pemasangan, hal ini akan segera diketahui PLN dan pelanggan yang bersangkutan akan dikenakan pasal, begitu pula dengan memperlambat putaran piringan KWH meter, hal tersebut hanyalah akan membuat kerusakan pada roda digit KWH dan pada akhirnya ketika pemakaian energi terlalu banyak maka roda digit sangat berpotensi mengalami kebakaran.

Jadi pemirsa sekali lagi tidak ada untungnya jika anda mengakali dengan cara ilegal agar tagihan listrik bulanan murah.

Lalu bagaimana cara legalnya agar tarif listrik bulanan bisa murah, dari praktek perubahan budaya pemakaian listrik yang dilakukan oleh Mr A, terbukti terjadi pengurangan yang drastis, lalu seperti apa yang dilakukan oleh Mr A, berikut kita simak tipsnya.

1. Perhatikan Waktu Pemakaian Listrik

Beban puncak pemakaian arus listrik pada listrik rumah tangga terjadi pada sore hari sampai waktu isya, dimana pada waktu tersebut hampir seluruh rumah penduduk menggunakan listrik secara bersamaan, karena pemakaian secara bersamaan tersebut dibuthkan energi yang banyak dan biaya operasionalnya.

2. Cabut Stop Kontak Peralatan Elektronik Yang Tidak Dibutuhkan

Paling banyak masyarakat pengguna listrik tidak menyadari akan hal ini, kita ambil contoh adapator charger phonsel, terkadang kita sering membiarkan adaptor charger selalu terpasang di stop kontak listrik siang dan malam, meski tidak sedang melakukan charging phonsel, kelakuan seperti ini sudah jelas sangat merugikan anda selaku pelanggan listrik, karena meski adaptor tersebut hanya 12 volt, namun jika dinyalakan terus menerus akan meningkatkan kecepatan putaran KWH meter, maka dari itu sebaiknya anda mulai memikirkan hal ini, jika memang tidak sedang charging phonsel, sebaiknya adaptor charger dicabut saja, demi berkurangnya tagihan listrik, demikian pula untuk peralatan elektronik lainnya, misalkan TV atau komputer, dan lain sebagainya.

3. Matikan Lampu Yang Sedang Tidak Dibutuhkan

Pada waktu terjadi beban puncak (dari sore sampai waktu beduk Isya) sebaiknya anda tidak menyalakan lampu yang memang tidak dibutuhkan, misalnya lampu taman, atau lampu teras, semakin sedikit jumlah lampu yang menyala pada saat beban puncak, maka semakin irit tagihan listrik anda, namun tentu saja bukan diwaktu beban puncak saja lampu dimatikan, diwaktu siang juga sebaiknya matikan lampu yang tidak dibutuhkan.

4. Jika Tidak Terlalu Diperlukan Jangan Nyalakan Peralatan Elektronik Ber Voltase Besar

Seperti setrika listrik, mesin pompa air, dan mesin lainnya, yang tidak sedang diperlukan, sebaiknya dicabut saja stopkontaknya.

Jika anda sudah melakukan 4 tips diatas dalam satu bulan, maka sudah bisa dipastikan tagihan listrik anda juga sedikit, sebagaimana yang sudah dibuktikan oleh Mr A, setelah mencicip pengalaman pahit membayar tagihan PLN yang super mahal.

Nah … bagaimana sobat pembaca, cukup mudah dan legal to, jika anda ingin agar tagihan listrik murah, selamat mencoba. Salam …

Baca juga artikel seputar listrik dibawah ini.
Cara Ini Terbukti Ampuh Mengakali Meteran Listrik PLN Agar Pembayarannya Murah
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.