Tuesday, 5 June 2018

Sama-Sama Daya 900 VA Namun Tagihan Bulanannya Jauh Berbeda, Ini Penyebabnya

Sama-Sama Daya 900 VA Namun Tagihan Bulanannya Jauh Berbeda, Ini Penyebabnya

Hari senin sore pak Opik singgah di rumah saya, ceritanya sih ngobrol santai saja tentang musim pilkada yang sedang terjadi, siapa yang maju sebagai calon, bagaimana sepak terjang ketokohan paslon dan cerita lainnya, pada akhirnya sampai kepada masalah kebijakan pemerintah, dan berujung kepada beban biaya listrik PLN. 

Singkat cerita begini pak OPik memasang daya 900 VA untuk kebutuhan listrik rumahnya, sementara itu tetangga sebelah rumahnya Burhan pasangan baru menikah juga memakai daya 900 VA untuk kebutuhan listriknya, sudah setahun lebih lamanya mereka memakai daya yang sama. 

Sama-Sama Daya 900 VA Namun Tagihan Bulanannya Jauh Berbeda, Ini Penyebabnya

Pokok yang menjadi persoalan bagi Opik adalah tagihan listrik tiap bulan mereka berdua sungguh jauh berbeda, menurut Opik kalau soal pemakaian listrik sehari-hari keluarganya barangkali paling serius memerhatikan listrik, selalu memerhatikan WBP (Waktu Beban Puncak), mencabut perangkat elektronik yang tidak terpakai sampai ke kabel colokannya. 

Bahkan beliau menggunakan 2 lebih MCB untuk mengamankan saluran listrik setiap ruangannya, namun jika dibandingkan dengan biaya tagihan listrik Burhan mereka lebih mahal, bahka pernah suatu saat ketika mereka mudik ke kampung selama satu bulan penuh, dengan mematikan perangkat dan lampu yang tidak diperlukan, biaya tagihan bulanan mereka tetap lebih tinggi dari Burhan. 

Opik penasaran kok bisa ya, padahal mereka sudah sangat jauh berhemat menggunakan listrik, akhirnya cerita kami sampai pada suatu kesimpulan, pada hari senin (waktu itu ) besok Opik datang ke pelayanan PLN dan menanyakan kebingunan tentang perbedaan tagihan itu. 

Di kantor PLN begini ; 

“Pak mengapa jauh sekali perbedaan tagihan listrik saya dengan tetangga saya ? padahal kami sama-sama memakai daya 900 VA” Tanya Opik. 

“Tolong perlihatkan bukti pembayaran rekening listrik bapak”, perintah petugas yang melayani. 

Opik kemudian menyerahkan bukti pembayaran rekening listriknya, tak lama kemudian. 

“O.. jelas berbeda pak, bapak ini menggunakan daya 900 VA kategori R-1/900 VA RTM, artinya bapak keluarga mampu yang tidak disubsidi pemerintah biaya listriknya”, jelas petuga. 

“Berarti pak Burhan itu listriknya di subsidi pemerintah ?” 

“Bisa jadi begitu pak, karena dari segi tarif per kWH saja sudah berbeda harganya antara yang disubsidi dengan yang tidak”. 

Sambil menjelaskan petugas PLN menunjukkan daftar tarif per kWH kepada Opik. 

Pengguna daya 900 VA yang disubsidi itu tarif harga 415/kWh, sedangkan daya 900 VA yang tidak disubsidi tarif harganya 586/kWh 

Opik penasaran kok dia tidak tahu soal subsidi listrik tersebut dan bagaimana cara mendapatkannya, tanpa buang tempo Opik nyosor lagi. 

“Pak kalau begitu saya mau juga donk listriknya disubsidi, bagaimana caranya ?” 

“Subsidi listrik untuk rumah tangga itu khusus untuk mereka yang tidak mampu, pak, secara bapak keluarga yang cukup berada malu donk disubsidi juga sama pemerintah” 

Sepulangnya dari PLN akhirnya Opik paham dengan perbedaan harga antara dirinya dengan Burhan, biasanya Opik membayar listrik perbulannya diatas dua ratus ribuan, sedangkan burhan biaya listriknya berkisar antara seratus ribu sampai seratus sepuluh ribu saja, memang jauh sekali perbedaannya.
Sama-Sama Daya 900 VA Namun Tagihan Bulanannya Jauh Berbeda, Ini Penyebabnya
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.